KHUTBAH JUM'AT Menepis Mitos Shafar Bulan Sial.
Teks - KHUTBAH JUM'AT : Menepis Mitos Shafar Bulan Sial.
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهْ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ, اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الْعَلَّامِ وَاَعْطَانَا مَاعِنْدَهُ مِنَ الْفَضْلِ وَالْإِنْعَامِ أَحْمَدُهُ وَأَشْكُرُهُ عَلَى نِعْمَةِ وَالْإِيْمَانِ وَالْإِسْلاَمِ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ الْمُتَّصِفُ بِالْبَقَاءِ وَالْقِدَمِ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اِلَى جَمِيْعِ الْعَالَمِ أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ الظِّلِّ فِى الْغَمَامِ, وَاَلِهِ وَصَحْبِهِ الْبَرَرَةِ الْكِرَامِ اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهاَ الْحَاضِرُوْنَ اتَّقُوا اللَّهَ فَقَالَ تَعاَلىَ : يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوااتَّقُوااللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاتَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah senantiasa kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Ta’ala, dengan menjalankan perintah dan meninggalkan segala laranganNya. Dengan harapan Allah limpahkan rahmatNya kepada kita semua, selamat dunia sampai akhrat.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Pada zaman jahiliah, berkembang mitos bahwa bulan Safar adalah bulan sial atau dikenal dengan istilah tasyâ-um. Bulan yang diyakini membawa keburukan-keburukan sehingga ada ketakutan bagi mereka untuk melakukan hal-hal tertentu.
Seperti kondisi masyarakat sekarang ini, yang baru dapat bernafas lega lepas dari kondisi pandemi, tiba tiba didera oleh kenaikan harga yang sangat memberatkan, oleh karena seluruh harga kebutuhan dasar menjadi naik terpicu pergantian harga BBM yang melejit tanpa pertimbangan kondisi ekonomi yang baru saja bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. Kita hanya pasrah menerima kenyataan merkipun pahit dan sangat menjerat, karena tak dapat berbuat apa apa.
Sikap kita mengikuti para pendahulu kita yang menyatakan :
وَ اللّٰهِ لاَ أُباَلِيْ وَلَوْ أَصْبَحَتْ حَبَّةُ الشَّعِيْرِ بِدِيْنَارٍ ! عَليَّ أَنْ أَعْبُدَهُ كَمَا أَمَرَنِيْ، وَعَلَيْهِ أَنْ يَرْزُقَنِيْ كَماَ وَعَدَنِيْ
“Demi Allah, saya tidak peduli dengan kenaikan harga ini, Walau 1 biji jagung seharga 1 dinar sekalipun. Kewajibanku adalah beribadah kepada Allah, sebagaimana yang telah Allah perintahkan kepadaku,
Dan Allah yang akan menanggung rizkiku, sebagaimana yang telah Allah janjikan kepadaku.
Hadirin yang Berbahagia.
Islam tidak mengenal hari, bulan, atau tahun sial. Kita sebagai umat Islam wajib berkeyakinan bahwa pengaruh baik maupun buruk tidak ada tanpa seizin Allah SWT. Begitu juga dengan bulan Safar.
Rasulullah sendiri menepis anggapan negatif masyarakat jahiliah tentang bulan Safar dengan sejumlah amalan positif. beberapa peristiwa penting yang dialami Nabi terjadi pada bulan Safar. Di antaranya pernikahan beliau dengan Sayyidah Khadijah, menikahkah putrinya Sayyidah Fatimah dengan Ali bin Abi Thalib, hingga mulai berhijrah dari Makkah ke Madinah. Artinya, Rasulullah membantah keyakinan masyarakat jahiliah bukan hanya dengan argumentasi tapi juga pembuktian bagi diri beliau sendiri. Nabi seolah berpesan bahwa bulan Safar tak berbeda dari bulan lainnya.
Jamaah Rahimakumullah.
Kemadlaratan dan kesialan dapat menimpa kita kapan saja, tidak mesti pada bulan-bulan tertentu. Dari sinilah kita diharapkan untuk selalu menjaga diri, melakukan usaha-usaha pencegahan, termasuk dengan doa memohon perlindungan kepada Allah setiap hari. Doa yang bisa dibaca adalah:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya tidak akan ada sesuatu di bumi dan di langit yang sanggup mendatangkan mudarat. Dialah Maha-mendengar lagi Maha-mengetahui.
Barang siapa yang membaca doa tersebut pagi dan sore, maka ia tidak akan menerima akibat buruk dari malapetaka. Keterangan tentang doa ini bisa ditemukan dalam hadits riwayat Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah.
Jamaah Jumat yang Dimuliakan Allah
Keberuntungan sejati adalah ketika seorang hamba mengisi waktunya, kapan saja itu, untuk menjalankan ketaatan kepada Allah. Sebaliknya, kerugian terjadi adalah saat seseorang menyia-nyiakan waktunya, termasuk ketika di bulan-bulan mulia sekalipun. Inilah momentum untuk lebih menghargai waktu, dengan membangun optimisme dan semaangat menghamba kepada Allah Ta’ala.
Semoga Allah senantiasa membersamai kita dengan menganugerahi kekuatan rahmat dan taufiqnya kepada kita untuk menghambakan diri dan beramal membawa maslahat, baik di dunia ini maupun kelak di akhirat, amin.
بَارَكَ اللّٰهُ لِى وَلَكُمْ فى القُـرْأَنِ اْلعَظِيْمِ, وَنَفَـعَنِى وَِايَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ والِذِكْرِالحْـَكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنّىِ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَااْلغَفُوْرُالَّرحِيْمُ وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأنْتَ خَيْرُالَّراحِـمِيْنَ
الخطبة الثانية
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللّٰهِ الْمَتِيْنِ. أَشْهَدُأَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاُه نَسْتَعِيْنُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّد ٍوَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. * أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَأَشْـكُرُوْهُ ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللّٰهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ، فَقَالَ: اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ * وَعَلٰى أٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَالتَّابِعِيْنَ * وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ * وَارْحَمْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ * اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ * وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ * إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُّجِيْبُ الدَّعَوَاتِ * اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ * وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ * وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ * مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ * مِنْۢ بَلَدِنَا هٰذَا خَٓاصَّةً * وَمِنْۢ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَٓامَّةً * إِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ * رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بالْإِيـْمَانِ* وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِّلَّذِيْنَ أٰمَنُوْارَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ
عِبَادَ اللّٰهِ، إنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبٰى ويَنْهٰى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوْا اللّٰهَ الْعَظِيْمَ
يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ

Komentar
Posting Komentar