Isi hati tak bisa diduga
Khobah ke 148
Isi hati tak bisa diduga
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُالِلّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَ شْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ،
أمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَ نْـتُمْ مُّسْلِمُوْنَ
وَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّ ۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ
Hadirin sidang Jumat yang berbahagia.
Puji dan syukur mari kita panjatkan ke hadirat Allah subhanahu wata'ala, Tuhan semesta alam yang telah memberikan karunianya berupa kenikmatan yang tak terhingga terutama nikmat sehat dan nikmat kesempatan serta meringankan langkah kita menuju rumah Allah ini dalam rangka menjalankan ibadah sholat jumat berjamaah, untuk itu marilah kita tingkatkan takwa kita dengan menjalan perintah dan menjauhi laranganNya.
Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad..... solallahu alaihi wassalam
Berserta keluarganya dan sahabatnya
Semoga pada hari kiamat nanti
Kita dan keluarga besar kita mendapatkan syafa'at dari beliau Aamiin Ya Robbal alamiin.
Hadirin jamaah jumat yg berbahagia
Perilaku seseorang kadang bertolak belakang dengan isi hatinya.
Yg nampak baik bisa jadi hatinya berbeda,yg terlihat lusuh dengan penampilan bersahaja bisa jadi isi hatinya terkandung sikap yg mulia,maka dari itu janganlah kita berprasangka
sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّ ۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ
"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.
(QS. Al-Hujurat Ayat 12)
mari kira simak cerita sederhana dibawah ini bahwa :
Suatu hari seorang raja menyamar menjadi orang biasa dan berjalan mengelilingi daerah kekuasaannya.
Saat itu sang raja mendapati peristiwa yang mengejutkan karena menyaksikan seorang priya meninggal yg tak seorangpun peduli padanya.
Melihat kejanggalan tersebut kemudian sang raja memanggil orang orang sekitarnya dan bertanya kenapa tak ada yg peduli dengan orang yang meninggal ?..........,mereka menjawab dia hanya seorang pemabuk dan pezina tuan.
Setelah berdialog lalu sang raja mengajak mari bantu aku mengantar kerumahnya.
Sesampainya dirumah sang istri menangis seraya mengucap innalillahi wa inna ilaihi rojiun suamiku orang yg baik semoga
termasuk orang yg sholeh dan mendapatkan rahmat dari Allah swt.
Hadirin jamaah jumat rakhimahumullah.
Sang rajapun heran padahal menurut orang orang tadi dia adalah pemabuk dan pezina.
Suamiku memang sering pergi membeli minuman keras sebanyak yg dia bisa beli ,lalu dibawa pulang dan dibuang diparet seraya berkata hari ini saya menyelamatka beberapa muslim dari minuman ini.
Dia juga pergi ketempat pelacur dan membayar wanita muda untuk menutup pintunya sampai pagi lalu dia pulang seraya berkata hari ini saya menyelamatkan wanita muda dan pemuda beriman dari kemaksiatan.
Orang orang melihat suamiku sebagai pezina dan berbuat maksiat.
Suatu hari sayapun pernah bilang apabila kau mati maka tak ada yg peduli dengan jenazahmu.
Suamiku tertawa dan menjawab nggak usah kuatir seorang sultan yg akan mengurusnya.
Memandikan,menyolatkan ,menguburkan dan mendoakan.
Mendengar itu raja tak bisa menahan tangis,seraya berkata demi Allah dia mengatakan yg sebenarnya karena aku adalah sultan atau raja yg dia maksutkan.
Besok saya yg akan mengurus semuanya
Hadirin jamaah jumat rakhimahumullah.
Dari cerita diatas menggambarkan bahwa yg nampak tidak baik ternyata didalam hatinya terkandung sikap yg mulia hanya caranya saja yg perlu diperbaiki.
Islam mengajarkan para pemeluknya untuk berlomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat).
Tetapi jangan terjebak merasa lebih baik atau bangga diri (ujub) yang menjadi pangkal sikap merendahkan orang lain.
Sebagai seorang muslim hendaknya menjauhkan diri dari rasa tidak puas dan dapat bersikap konaah.
Qanaah adalah sikap rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta menjauhkan diri dari rasa tidak puas dan merasa kekurangan.
Orang yang memiliki sifat qana'ah memiliki pendirian bahwa apa yang diperoleh atau yang ada pada dirinya adalah kehendak Allah,yang patut untuk disyukuri.
Bersyukur dan qonaah adalah sikap bijak bagi setiap muslim.
Hadirin jamaah jumat yang berbahagia.
Yg terakhir mari kita tutup dengan firman Allah swt didalam QS. Ibrahim Ayat 7 :
لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ
Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ.
Khutbah II
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي الْآخِرَةِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
اَللّٰهُـمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ.
أَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ الِلّٰهِ! اِتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
قَالَ اللّٰهُ تَعَاَلَى فِى كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ : إِنَّ اللّٰهَ وَمَلَآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يَآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللّٰهُـمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلْاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُـمَّ اِنَّانَسْأَلُكَ سَلَامَةًفِى الدِّيْنِ، وَعَافِيَةًفِى الْجَسَدِوَزِيَادَةًفِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةًفِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةَقَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةًعِنْدَالْمَوْتِ وَمَغْفِرَةًبَعْدَالْمَوْتِ،اَللّٰهُـمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِوَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَالِلّٰهِ ! إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ الِلّٰهِ اَكْبَرْ.
Komentar
Posting Komentar