AMANAH DAN KECURANGAN

 

AMANAH DAN KECURANGAN
الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
أَمّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ الله، اُوْصِيْنِي نَفْسِي بِتَقْوَى الله، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ
Ma'syiral muslimin Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, marilah kita bersama sama meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah dengan menunaikan segala bentuk amanah yang Allah berikan kepada kita dengan ikhlas tanpa ada rasa keberatan sedikitpun.
Sholawat dan salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad Salallahu alaihiwas salam,semoga pada hari syafaat nanti kita semua akan mendapatkannya. Aamiin ya Robbal Aalamin.
Pada kesempatan kali ini akan kita ketengahkan satu judul khutbah yaitu:
AMANAH DAN KECURANGAN
Ma'syiral muslimin jama'ah sholat Jum'at yang dirahmati Allah, Sesungguhnya setiap kita mengetahui apa itu amanah dan apa itu kecurangan,
Tapi sayangnya kita semua belum tentu tau bagai mana menjalankan amanah dengan sepenuh hati dan menghindari kecurangan dengan dengan lapang dada, ikhlas menahan hawa napsu yang selalu mengajak kepada kemaksiatan. Ketika Allah menawarkan amanah kepada langit, kepada bumi, kepad gunung, mereka semua menolaknya,karna takut kalau kalau nanti tidak bisa amanah, sementara hari ini, kita yang namanya manusia sampai sampai berebut untuk meminta amanah,seolah olah sudah pasti mampu untuk bersikap amanah
Allah berfirman dalam Al Qu'an
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ
اِنَّا عَرَضْنَا الْاَمَانَةَ عَلَى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَالْجِبَالِ فَاَبَيْنَ اَنْ يَّحْمِلْنَهَا وَاَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْاِنْسَانُۗ اِنَّهٗ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًاۙ
Artinya
Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya. Lalu, dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya ia (manusia) sangat zalim lagi sangat bodoh.
QS Al-Ahzab Ayat 72
Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, setiap diri mengemban amanah
Dan kita semua akan dimintai pertanggung jawaban atas amanah yang kita pikul, hari ini tanyakanlah kepada diri kita masing masing,
Sudahkah kita berfikir jernih sesuai dengan tanggung jawab kita nanti dihadapan Allah, kepada siapa kita memberikan amanah untuk memimpin negri tercinta ini...?
Padahal Rasulullah salallahu alaihiwas salam telah bersabda
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا ضُيِّعَتْ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ قَالَ كَيْفَ إِضَاعَتُهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِذَا أُسْنِدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ
Artinya
Bila amanat telah disia-siakan, maka tunggulah saat kehancurannya (atau itu adalah pertanda dekatnya Kiamat).” Ada Sahabat bertanya, “Bagaimana amanat tersebut disia-siakan wahai Rasûlullâh?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Bila suatu perkara dipercayakan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah masa kehancurannya.” (HR. Al-Bukhâri dan Ahmad)
Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, siapa yang kita amanahkan untuk memimpin negri ini,negri yang mayoritas penduduknya beragama Islam, apakah kita akan memberikan amanah kepada calon pemimpin yang kita sendiri tidak tau riwayat kepemimpinannya, kita tidak tau akhlaqnya, kita tidak tau keahliannya dalam memimpin,
, ataukah akan kita amanahkan kepada calon pemimpin yang sanggub membeli suara kita, sanggub membeli harga diri kita dengan Amplop dan satu paket sembako, ataukah kepada Calon pemimpin yang benar benar amanah menurut pandangan hati nurani kita sebagai hamba Allah, pemimpin yang paling mempuni dibidangnya, pemimpin yang mencintai rakyatnya, pemimpin yang paling banyak dicintai rakyat yang pernah dipimpinnya, pemimpin yang sudah jelas berpihak kepada Rakyat, pemimpin yang berani pasang badan demi membela rakyatnya, jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, sebelum terlambat telitilah dulu calon pemimpin yang sudah kita ketahui semua nama namanya, semua riwayat hidupnya, dan semua keberhasilan yang pernah digapainya, agar kita semua termasuk orang orang yang amanah dalam menitipkan Amanah untuk memimpin negri tercinta ini,
Bukankah
Allah dan rasulnya telah memberikan gambaran bagai mana Ciri ciri pemimpin yang amanah..?
Ma'syiral muslimin jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, Setiap yang tidak amanah berarti dia berkhianat dan masuk kedalam kecurangan,
Allah berfirman dalam Al Qur'an
وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِيْنَۙ
Celakalah bagi orang-orang yang curang!
(QS. Al-Mutaffifin 1).
Ayat yang agung ini bukan hanya bicara tentang kecurangan dalam menimbang, tetapi juga berlaku untuk semua jenis kecurangan, ingat curang dalam menimbang akan merugikan semua pembeli,tapi curang dalam memilih pemimpin akan merugikan ratusan juta manusia dalam suatu negri, curang berarti berkhianat, dan termasuk katagori celaka, curang bisa dilakukan oleh calon calon pemimpin, dan curang juga bisa dilakukan oleh kita sebagai pemilih, karna memilih yang bukan ahlinya dengan sengaja padahal kita tau siapa yang paling berhak untuk dipilih itulah yang dikatakan menyia nyiakan amanah.
Jika kita memilih pemimpin negri tercinta ini, berarti Kita menyerahkan amanah
Timbul pertanya'an , kita serahkan kepada siapa amanah tersebut,disinilah kita dituntut agar menjalankan amanah sebagai mana perintah Allah.
Dimana kita berada nanti..?
Apakah termasuk golongan yang amanah atau sebaliknya, karna tidak mau cari tau atau pura pura tidak tau siapa yang paling berhak memimpin negri ini,atau karna sudah kita gadaikan amanah tersebut sehingga kita dengan beraninya menyia nyiakan amanah, dan bisa bisa kita termasuk golongan orang orang yang curang. Na'udzubillahhimin dzalik.
Demikianlah khutbah Jum'at kali ini, semoga kita semua termasuk golongan orang orang yang amanah Dimata Allah dan amanah Dimata manusia seluruhnya.
Aamiin Allahhumma Aamiin.
بَارَكَ الله ُلِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ - وَنَفَعَنِيْ وَإيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْأَيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ –
وَتَقَبَّلْ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ –
KHUTBAH (2)
الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُوْلِ لله وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ،
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِأ
أَجْمَعِيْنَ.
أَمّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ الله، اُوْصِيْنِي نَفْسِي بِتَقْوَى الله، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ.
اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ.
رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِّلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.
أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ

Komentar