Bersyukur dan Berkorban

 

Bersyukur dan berkorban
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الِلهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدوَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
وَقَالَ اللّٰهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ،
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ
Hadirin jemaah jum'at rokhimakumulloh
Pertama kali sebagai khotip ingin berwasiat kepada diri saya sendiri dan kepada kita semua, mari kita meningkatkan takwa kita kepada Allah SWT dengan berusaha melaksanakan semua perintah-Nya serta menjauhi larangan-laranga--Nya.
Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad..... solallahu alaihi wassalam
Berserta keluarganya dan sahabatnya
Semoga pada hari kiamat nanti
Kita dan keluarga besar kita mendapatkan syafa'at dari beliau
Aamiin
Ya Robbal Aalamiin.
Hadirin jemaah jum'at rokhimakumulloh
Khotbah kali ini
Khotip mengambil judul :
Bersyukur dan berkorban.
Salah Satu Sifat Orang beriman dalam ajaran Islam adalah bersyukur.
Bersyukur dapat dimaknai sebagai mensyukuri atas segala nikmat yang telah Allah SWT limpahkan kepada hamba-Nya dengan istiqomah menyebut serta mengagungkan namaNya. Dengan menyadari nikmat, seseorang senantiasa merasa berkecukupan.
Allah SWT telah berfirman dalam Al-Qur'an surat Ibrahim ayat 7 sebagaimana yg saya baca dimukodimah tadi.
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ
Dan ingatlah ketika Tuhan-mu memaklumkan
لَئِن شَكَرْتُمْ
Sesungguhnya jika kamu bersyukur
لَأَزِيدَنَّكُمْ
niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu
وَلَئِن كَفَرْتُمْ
tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku),
إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ
Sesungguhnya azab-Ku sangat berat.
Hadirin jamaah jum'at rokhimakumulloh
Lantas, bagaimana cara bersyukur kepada Allah? Berikut penjelasannya.
Cara Bersyukur Kepada Allah
Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya' 'Ulumuddin menyebutkan, ada empat cara bersyukur kepada Allah SWT.
1. Bersyukur dengan hati,hal ini dapat dilakukan dengan menyadari sepenuh hati bahwa segala nikmat dan rezeki yang kita dapatkan semata-mata merupakan karunia serta kemurahan Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surat An-Nahl ayat 53, Allah SWT berfirman:
وَمَا بِكُمْ مِّنْ نِّعْمَةٍ فَمِنَ ٱللَّهِ ۖ
Segala nikmat yang ada pada kamu (berasal) dari Allah.
ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ ٱلضُّرُّ
Kemudian bila kamu ditimpa oleh kesengsaraan
فَإِلَيْهِ تَجْـَٔرُونَ
maka hanya kepada-Nya lah kamu meminta pertolongan.
Bersyukur dengan hati juga bisa membuat seseorang bersikap menerima terhadap karunia Allah SWT dengan penuh keikhlasan, tanpa rasa kecewa betapapun kecilnya nikmat tersebut. Seseorang yang bisa menerima ketetapan Allah SWT dengan ikhlas tentu akan merasa cukup dalam hidupnya.
2. Bersyukur dengan Lisan
Bersyukur dengan lisan dapat dilakukan dengan memuji Allah SWT ketika mendapatkan nikmat dari seseorang. Apabila seorang muslim telah meyakini bahwa segala nikmat yang ia dapat berasal dari Allah SWT, hendaknya ia mengucapkan "Alhamdulillah (segala puji bagi Allah)".
Seseorang yang bersyukur ketika mendapatkan nikmat dari seseorang juga harus menyadari bahwa orang tersebut sekadar menjadi perantara yang Allah perintahkan untuk menyampaikan nikmatnya.
3. Bersyukur dengan Tindakan
Bersyukur dengan tindakan dapat dipahami bahwa semua nikmat yang kita dapatkan harus dimanfaatkan di jalan yang diridhai Allah SWT.
Misalnya digunakan untuk beribadah kepada Allah SWT, contoh yg nyata baru kemarin umat islam merayakan idul adha dengan menyembelih binatang korban bagi yg saudara kita yg mampu, bahkan beliau bisa berkorban tiap tahun.
Ada yg baru berkorban untuk pertama kalinya dan masih banyak yg belum bisa berkorban untuk itu saya berdoa semoga tahun depan bisa berkorban.
Berkorbsan adalah perintah
Allah SWT sebagaimana tertulis didalam Al-Qur’an Surat Al-Kautsar ayat 1-3:
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ.
Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.
اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ
Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (Terputus dari apa.....dari rahmat Allah).
Contoh lain misalnya menolong orang lain dari kesulitan, membagikan sebagian harta kepada orang lain yang membutuhkan, dan berbagai macam perbuatan baik lainnya.
4. Merawat Kenikmatan
Umat muslim yang mendapatkan nikmat dari Allah SWT hendaknya berusaha untuk merawat kenikmatan tersebut agar tidak rusak.
Misalnya, manusia yang diberi tubuh sehat kewajibannya ialah menjaga agar tubuhnya tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Salah satu caranya, yaitu dengan senantiasa mengonsumsi makanan yang baik dan halal.
Selain itu, umat muslim juga sudah sepantasnya menjaga keimanan dan keislamannya dari segala penyakit-penyakit iman. Caranya dilakukan dengan memperbanyak ibadah, sholat, membaca Al-Qur'an, mendatangi majelis-majelis ta'lim, berdzikir, dan berdoa.
Hakikatnya, semua nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada umatnya, wajib dirawat dan dijaga dengan sebaik-baiknya.
Itulah cara bersyukur kepada Allah SWT yang bisa diamalkan oleh umat muslim atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya. Dengan mensyukuri nikmat Allah SWT, tentu seseorang akan senantiasa merasa cukup dan bahagia menjalani kehidupannya.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ.
Khutbah II
اْلحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ وَعَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلهَ إِلاَّاللَّهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ،
أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ:
يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا اتَّقُوْا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Di akhir khutbah ini mari sejenak memohon kepada-Nya sambil menengadahkan tangan, berharap maraih mendapatkan kebahagiaan dunia dan akherat
اْلحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِميْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ والْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ فَيَاقَاضِيَ الْحَاجَاتِ.
اَللّٰهُمَّ اِنَّانَسْئَلُكَ سَلَامَةًفِى الدِّيْنِ،
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada Engkau akan keselamatan Agama
وَعَافِيَةًفِى الْجَسَدِ
dan sehat badan,
وَزِيَادَةًفِى الْعِلْمِ
dan tambahnya ilmu pengetahuan
وَبَرَكَةًفِى الرِّزْقِ
dan keberkahan dalam rizki
وَتَوْبَةًقَبْلَ الْمَوْتِ
dan taubat sebelum mati
وَرَحْمَةًعِنْدَالْمَوْتِ
dan mendapatkan rahmat waktu mati
وَمَغْفِرَةًبَعْدَالْمَوْتِ
dan mendapat pengampunanan sesudah mati.”
،اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ،
Ya Allah, mudahkanlah bagi kami waktu(sekarat) menghadapi mati
وَنَجَاةًمِنَ النَّارِ
dan selamatkanlah kami dari siksa neraka
وَالْعَفْوَعِنْدَالْحِسَابِ
dan pengampunan waktu hisab
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ عِلْمًا نَفِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَاللهِ.
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Komentar