BERANI DILAKNAT

 

BERANI DILAKNAT
 
 
اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ، لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللهِ شَهِيْدًا،
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Ma'asyiral muslimin jama'ah sholat Jum'at yang dirahmati Allah, marilah kita bersama sama meningkatkan iman dan taqwa kita Kepada Allah aja wajalla, dengan menyandarkan hati hanya kepada Alallah,
Solawat dan salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad salallahu alaihiwas salam, semoga pada hari yang telah ditentukan nanti ,kita semua beroleh syafa'at dari beliau, Aamiin Allahhumma Aamiin.
Pada kesempatan kali ini Khotib akan mengetengahkan satu judul khutbah yaitu:
BERANI DILAKNAT
Ma'syiral muslimin jama'ah sholat Jum'at yang dirahmati Allah,
Mari kita bersama sama merenung kan kembali, apa apa yang pernah kita beri dan pernah kita terima
Untuk sebuah kepentingan individu tertentu, kelompok atau golongan, boleh jadi kita yang memberi atau mungkin kita yang menerima,
Baik memberi agar sesuatu yang di inginkan bisa berjalan mulus
Atau menerima agar mau mendukung sesorang agar bisa sampai kepada tujuan tertentu.
Bahkan memberi agar bisa diterima
Atau menerima agar mau memulus kan sebuah rencana,
Bahkan kita yang menjadi mediator antara pemberi dan penerima
Mungkin masih ada yang berani diLatnat Allah,berani diLaknat Rosulullah
Yang lebih parah lagi
kalau terima suap Rp 100 000,- untuk memilih siapapun, calon apapun dia untuk bisa menjabat selama
5 tahun sungguh sangat luar biasa seratus ribu berani diLaknat Allah dan Rosulnya.
Agama melarang kita terjang
Negara melarang kita terjang juga,lantas mau jadi apa kita ini.
sungguh betapa memalukan sekali,harga diri kita jatuh dengan uang seratus ribu , hak kita dibayar dengan uang seratus ribu, kita telah menerjang firman Allah dalam Al Qur'an
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ
وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ
Artinya Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaanNya.
Berarti jelas sekali kita ikut andil dalam kejahatan yang bisa menyebabkan kehancuran negri kita sendiri,
Jama'ah sholat Jum'at yang berbahagia
Dalam sebuah hadits dikatakan
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قاَلَ رَسُو لُ اللهِ – صَلَى اللهُ عَلَيْهِ ؤَسلَّمَ لَعَنْ اللهُ الرّاشِىَ وَالْمُرْ تَسِىَ فى الْحُكْمِ (رَوَاهُ اَحْمَدُ)
Artinya: Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasul SAW bersabda: Allah SWT melaknat penyuap dan yang di suap (HR. Imam Ahmad). At-targhib wa At-Tarhibll/261 no.2212.
Sungguh sebuah istana disyurga hanya bisa didapati dengan Rahmat Allah,bukan dengan Amal ibadah yang super power,
namun apa yang kita lakukan menyebab kan kita
bertambah jauh, bahkan kita berani dilaknat Allah berani dilatnat Rosulullah
Dikatakan dalam sebuah hadits yang lain
Dari Tsaubân, dia berkata, “Rasûlullâh n melaknat pemberi suap, penerima suap, dan perantaranya, yaitu orang yang menghubungkan keduanya. (HR. Ahmad, no. 22452.)
Jama'ah sholat Jum'at yang berbahagia, Dari siapa sesungguh nya Rahmat yang kita harapkan..?
Padahal
Menurut hakekatnya laknat berarti menjauhkan dan mengusir, yakni orang-orang yang dilaknat Allah swt. akan dijauhkan dari segala kebaikan dan rahmat-Nya.
Berarti seandainya nanti,kita masih terima uang suap suara dari yang namanya calon atau perantaranya yang notabennyaminta dipilih, sama halnya kita menjauhkan diri dari Rahmat Allah kemudian mendekat kan diri dari laknat Allah aja wajalla, dan latnat Rosulullah salallahu alaihi wassalam na'udzubillahimin zaalik
Bisa kita bayangkan bersama, terima hadiah karna jabatan, dianggab wajar, padahal terima suap, dan dianggab sah, dianggap sangat pantas,
Padahal tanpa jabatan siapa yang memberi hadiah..?
Benar sekali kita tidak minta disuap
Tapi hanya sekedar hadiah atau ucapan terima kasih,
Sama halnya dengan seratus ribu untuk 5 tahun, kita juga tidak minta
Tapi ditawarkan,
Lebih gila lagi hal demikian kita anggab Rizki, na'udzubillah himin zaalik.
suap yang dilaknat Allah dan Rosulnya kok dengan beraninya kita terima.
Allah telah berfirman dalam Al Qur'an
Surat Al-Baqarah Ayat 188
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ
وَلَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوْا بِهَآ اِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوْا فَرِيْقًا مِّنْ اَمْوَالِ النَّاسِ بِالْاِثْمِ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada para hakim dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui.
Sebagai kesimpulan yaqinkan mulai sekarang dengan tidak menerima suap ,tidak menjual hak pilih kita, maka Allah gantikan dengan rizki yang lebih baik dan berkah.
Demikianlah khutbah Jum'at untuk kali ini,semoga pada masa masa yang menentukan
nanti, tidak ada lagi pemberi ,penerima dan perantara suap
Aamiin
Allahhumma Aamiin.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي القُرْأنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ ال اَيَاتِ وَ ذِكْرِالحَكِيْمِ وَ تَقَبَّلَ اللهُ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمِ
KHUTBAH KE2
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي الْآخِرَةِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىّ‏ِ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِوَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اَللهُمَّرَبَّنَا ظلمناأَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَالْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَاصِغَارًا
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّاِ وَقِنَا عَذَابَالنَّار,وَقِنَاعَذَابَ النَّارِ,سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
عِبَادَاللهِ.إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِوَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْلَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 GOLONGAN YANG DIRINDUKAN SYURGA

Tiga janji kita kepada Allah ketika shalat

BIOGRAFI RINGKAS GUS BAHRU LIRBOYO