SYARIF KHR IMADDUDIN UTSMAN AL BANTANI

 

PONPES NAHDATUL ULUM
Di hari spesial dan di berbahagia, karena lahirnya seorang pejuang, seorang pembangkit dari keterpurukan, seorang pembuka tabir kepalsuan yang selama ini terstruktur Rapi, di sembunyikan selama ratusan, Yakni SYARIF KHR IMADDUDIN UTSMAN AL BANTANI pengasuh pondok pesantren Nahdlatul Ulum.
Pada Tanggal 1976 sampai hari 15 Agustus 2023, tepat usia beliau 47 th, semoga beliau selalu di berikan kesehatan serta di berikan kemudahan urusannya, dan panjang umur.
Di hari Ulang tahun beliau ke 47, menulis 2 catatan baru :
1. NASAB BA'ALAWI DI ITSBAT MIMPI MIMPI (sabtu agustus 12 2023)
2. SEJARAH UBAIDILLAH DI PETIK DARI RUANG HAMPA (selasa agustus 15 2023)
2. Dalam literatur ulama BA'ALAWI, Ubaidillah di tulis wafat th 383H. Ia adalah seorang Imam yang Dermawan, Seorang Ulama yang "rasikh" atau mendalam Ilmunya, Gurunya para Syaikul Islam, Pembuka kunci kunci ilmu yang di rahasiakan, tiada menemukan yang yang menyamai (di zamannya) . Lihatlah Al Burqoh 136 & Al Masyiro Al Rowi Juz 1/75.
Tanggapn GUS IMAD :
Aneh nya, seorang Imam Besar yang hidup di abad ke 4H, sejarahnya gelap gulita pada masanya. Karena tidak ada satu kitab pun yang membicarakan nya. Jika ia Imam besar, seorang pengikutnya pun tidak ada yang mencatatnya, jika ia gurunya guru syaikul Islam, tidak ada seorang para guru islam pun yang menyebut namanya, mengutip pendapat gurunya, bahkan walau hanya menulis namanya dalam silsilah sanad kegugurannya. Ia benar-benar "orang besar" yang mastur dan misterius. Mungkinkah, karena ketawadhuannya atau ia berwasiat agar namanya tidak di tuliskan, agar namanya di lupakan.
Imam besar ini, hidup di abad 4H, katanya ia lahir dan tumbuh besar di bashrah, lalu umur 20th hijrah bersama ayahnya ke Yaman. Di abad itu, di bashrah dan di Yaman, puluhan kitab di tulis, ratusan ulama hidup bergaul satu dengan yang lain nya, namun, di antara mereka, seorangpun tidak mencatat interaksinya dengan Ubaidillah. Kemanakah Ubaidillah sang imam Besar in bersembunyi? Apakah memang sosok historis? Atau ia hanya tokoh fiktif? Kemudian, "kemudian sejarah" nya di tulis tanpa proses heuristic, lalu di letakan begitu saja dengan di tenagai oleh kalimat denotative dan diksi glorifikatif, expresiv dan plastis, sebagai pelengkap dari runtutan "teks sejarah" yang terputus?
Nama Ubaidillah dan "Biografi" hidupnya, baru muncul 512th setelah wafatnya. Sosoknya pertama kali di munculkan oleh Habib Al Sakran (w 895H).Bukan hanya menyebut nama dalam rangkaian silsilah, Al Sakran, bahkan, telah berhasil mengungkap ketokohan Ubaidillah. Sesuatu yang tidak di ketahui oleh ulama yang hidup sezaman atau berdekatan Ubaidillah. Ia dapat di ketahui oleh Al sakran tanpa sumber sumber pendukung apapun. Al Sakran adalah pioneer dalam meruntun "sejarh" Ubaidillah, dan sukses menjadikannya sosok "menyejarah".
Ulama Ulama BA'ALAWI masa kemudian, seperti Abu bakar Al idrus BA'ALAWI (w 914H), Muhammad Khirid BA'ALAWI (w 960), Muhammad bin abu bakar Asyili BA'ALAWI (w 1093H), Muhammad Dhiya Syihab BA'ALAWI, ketika mengungkap sejarah Ubaidillah, akan mengutip tulisan Al sakran dalam kitabnya Al Burqoh Al musyiqoh. Masalahnya, lalu dari mana Al Sakran mengutip Biografi Ubaidillah itu, setelah sebelumnya tidak satupun orang menyebut sejarahnya selama 512th? Mungkin tradisi lisan!
Tanggapan tradisi lisan Gus Imad :
Tradisi lisan, berbeda dengan sejarah lisan. Sejarah lisan merupakan salah satu sumber sejarah : sejarah yang di lisankan oleh pelaku sejarah. Sedangkan tradisi lisan adalah cerita yang di ungkapan secara beruntun melalui lisan. Pinutur tidak mengetahui apakah cerita ini fakta atau rekayasa. Tradisi lisan tidak dapat di sebut fakta sejarah : tidak dapat di bedakan darinya antara mitos dan kenyataan ;banyak bermuatan mistik yang tidak masuk akal, akan sifat subjektifitas nya masih sangat mendominasi. Ubaidillah bagi Al Sakran, apakah ia objek dari tradisi lisan yang di tuliskan, atau justru ia sebuah karya baru yang di ciptakan sebagai sumber masa selanjutnya.
Sebagai perbandingan, kita mengenal Biografi Wali Songo, Sunan Bonang misalnya, ia sebagai tokoh historis di dukung oleh sumber sumber sejarah premier dan atau sekunder, misalnya buku "primbon Sunan Bonang" yang berangka tahun 1597M, buju itu di jadikan Tesis oleh ilmuwan Belanda, yaitu B.J.O Schrieke dengan judul "Het BOEK Van Bonan" th 1916, buku ini hanya berjarak 72th dari wafatnya Sunan Bonang pada th 1525M.
Tentu angka tahun itu sangat merekam kejadian sebelumnya dan masih sangat dapat di pertanggung jawabkan. Wallahu a'lam Bi a'lam Bi
SYARIF KHR IMADDUDIN UTSMAN AL BANTANI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 GOLONGAN YANG DIRINDUKAN SYURGA

Tiga janji kita kepada Allah ketika shalat

BIOGRAFI RINGKAS GUS BAHRU LIRBOYO