Khotbah Jum'at: KEADAAN RUH DI ALAM BARZAKH
Khotbah Jum'at:
KEADAAN RUH DI ALAM BARZAKH
الخطبة الأولى
الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلَا، وَجَعَلَ لِلْوُصُوْلِ إِلَيْهِ طَرَائِقَ وَاضِحَةً وَسُبُلَا، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً نَرْجُو بِهَا عَالِيَ الْجِنَانِ نُزُلَا وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَقْوَمُ الْخَلْقِ دِيْنًا وَأَهْدَاهُمْ سَبِيْلًا، اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَكْرَمِ النَّاسِ وَأَصْدَقِهِمْ قِيْلًا، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِيْهِمْ بِإِحْسَانٍ مَا تَعَاقَبَتِ الْأَوْقَاتُ نَهَارًا وَلَيْلًا .
أما بعد : فَيا أيُّها الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ ، اِتَّقُوا اللهَ تَعالى حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Hadirin jama’ah Jumat rahimakumullah.
Marilah Kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, karena hanya dengan ketakwaan dan keta’atan kepada Allah kita akan kemuliaan sejati dan abadi yaitu kemuliaan di dunia ini sampai kelak di akhirat.
Allah berfirman :
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللهِ أَتْقَاكُمْ [الحجرات/13]
Sungguh orang yang paling mulia diantara kalian adalah yang paling bertaqwa diantara kalian
Hadirin rahimakumullah.
Dalam kitab Ar-ruh karya Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah disebutkan :
«إِنَّ اللهَ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى جَعَلَ الدُّوْرَ ثَلَاثًا دَارَ الدُّنْيَا وَدَارَ الْبَرْزَخِ وَدَارَ الْقَرَارِ» [الروح : 63]
Sungguh Allah telah menciptakan tiga tempat tinggal untuk manusia, pertama yaitu : tempat tinggal di dunia, kedua yaitu : tempat tinggal di alam Barzakh dan ketiga yaitu : tempat tinggal di alam keabadian atau alam akhirat.
Artinya jika pada saat ini kita semua masih berada di dunia, maka pada saatnya nanti sesuai dengan ketentuan Allah Subnahu Wata’ala pasti ruh kita akan meninggalkan semua yang ada di dunia ini termasuk jasad kita, jangankan harta benda dan keluarga, jasad kita sendiri kita akan meninggalkannya untuk menuju tempat tinggal selanjutnya yaitu Alam barzakh.
Allah berfirman :
«وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ» [المؤمنون/100]
Dan hadapan mereka terdapat alam Barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan
Dan alam barzakh juga disebut dengan alam kubur namun bukan berarti alam di dalam kubur, penyebutan ini lebih disebabkan karena rata-rata ruh yang sudah berada di alam Barzakh jasadnya berada di dalam kuburan. Dan alam ini berada di tengah-tengah antara alam dunia dan alam akhirat, alam ini benar-benar nyata dan pasti, diantara tetangga, saudara atau keluarga kita sudah ada yang mendahului kita meninggalkan dunia ini, dan pada saatnya nanti kita pasti menyusul mereka.
Hadirin rahimakumullah.
Kehidupan ruh di alam Barzakh termasuk ruh saudara-saudara kita yang telah mendahului kita atau ruh kita kelak setelah kita meninggalkan dunia ini, tak ubahnya seperti keadaan dalam kehidupan di dunia ini, sebagian ada yang hidup bahagia dan serba berkecukupan dan sebagian yang lain ada yang hidup penuh dengan penderitaan.
Beliau Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyah menegaskan :
«أَنَّ الْأَرْوَاحَ قِسْمَانِ أَرْوَاحٌ مُعَذَّبَةٌ وَأَرْوَاحٌ مُنَعَّمَةٌ» [الروح : 17]
Kehidupan para ruh ada dua bagian yaitu : para ruh yang hidup dalam siksaan dan para ruh yang hidup dalam kenikmatan.
Diantara siksaan di alam Barzakh atau juga disebut dengan siksa kubur adalah datangnya dua Malaikat Mungkar dan Nakir, suasana gelap, menghimpit dan lain sebagainya. Sedangkan diantara nikmat kubur adalah suasan tenang, luas, seakan berada di taman surga, tidak didatangi dua Malaikat tersebut dan lain sebagainya.
Dan dua kondisi kehidupan para arwah di alam barzakh yang sangat bertolak belakang tersebut adalah bagian dari balasan amal perbuatan mereka ketika hidup di dunia. Namun demikian kita yang masih di dunia ini bisa memberi pertolongan kepada para arwah di alam barzakh khususnya mereka yang hidup dalam siksaan, yaitu dengan doa dan hadiah pahala.
Beliau Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyah menegaskan :
«وَبِالْجُمْلَةِ فَأَفْضَلُ مَا يُهْدَى إِلَى الْمَيِّتِ الْعِتْقُ وَالصَّدَقَةُ وَالْاِسْتِغْفَارُ لَهُ وَالدُّعَاءُ لَهُ وَالْحَجُّ عَنْهُ» [الروح : 142]
Secara umum dalam disimpulkan bahwa sebaik-baik sesuatu yang bisa dihadiahkan kepada orang yang sudah meninggal adalah : memerdekakan budak, bersedekah, memintakan ampun untuknya, mendoakan untuknya dan beribadah haji atas namanya.
Sedangkan untuk kita yang masih hidup di dunia ini, agar terhindar dari semua siksaan di alam kubur diantaranya adalah dengan berdoa. Sebagaimana dalam salah satu riwayat disebutkan :
«إِذَا فَرَغَ أَحَدُكُمْ مِنَ التَّشَهُّدِ الْأَخِيْرِ فَلْيَقُلْ اللهم إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ» [الروح : 53]
Ketika salah satu dari kalian selesai dari bacaan Tasyahhud Akhir maka bacalah ! :
اللهم إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ»
Wahai Allah, sungguh aku berlindung kepada Engkau dari siksa neraka Jahannam, dan aku berlindung kepada Engkau dari siksa kubur, dan aku berlindung kepada Engkau dari fitnah kehidupan dan kematian, dan aku berlindung kepada Engkau dari fitnah Dajjal.
Hadirin jamaah Jumah rahimakumullah.
Semoga kita semua senantiasa mendapatkan hidayah dan pertolongan Allah SWT. sehingga menjadi hamba-hamba-Nya yang dimuliakan di dunia dan akhirat. Amin ya robbal alamin.
أعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجِيمْ ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ :
وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ عِنْدَنَا زُلْفَى، إِلَّا مَنْ آَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا، فَأُولَئِكَ لَهُمْ جَزَاءُ الضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا، وَهُمْ فِي الْغُرُفَاتِ آَمِنُونَ [سبأ/37]
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الذِّكْرِ وَالْآيَاتِ الْحَكِيْمِ ، إِنَّهُ
هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
الخُطْبَةُ الثَّانِيَةُ
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِي إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا، أَمَّا بَعْدُ.
فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ،
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزِّ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَائَكَ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَأَعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.
اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.
عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ
Komentar
Posting Komentar