كيف تخرق لك العوائد وانت لم تفرق لك العوائد

 كيف تخرق لك العوائد وانت لم تفرق لك العوائد


Py carane koe pingin dadi wong luar biasa pada hal amalanmu ora luar biasa.
       Umumnya seorang kyai khos pasti punya amalan yang unik yang terkadang orang lain belum tentu bisa mengerjakannya. Di antara mereka adalah KH Maimoen Zubair yang amaliah kesehariannya

      1. Ngasih amplop tanpa melihat isinya

Berpuluh puluh orang berjubel sowan kepada beliau setiap harinya dari pagi sampai sore. Yang mana di antara mereka terkadang ada seorang Habib , kerabat Simbah atau masyarakat biasa yang malah di beri amplop oleh beliau :"nyoh Iki duwit tanpanen minongko hadiahku". Sebuah amalan yang sangat super istimewa sebab kita tahu bahwa umumnya orang ketika memberikan uang kepada orang lain pastilah akan menghitung berapa nominal uang yang diberikan. Berbeda sekali dengan Simbah Maimoen yang merasakan ketidakbutuhan pada harta tersebut. Ini lah yang di sebut dalam Al Qur'an:

لكيلا تاسوا على ما فاتكم ولا تفرحوا بما اتاكم


Sugeh bondo ora bungah
Melarat bondo ora susah

2. Istiqomah nderes Al Qur'an

Di sela sela kesibukan beliau sebagai seorang kyai yang setiap hari ngimami jama'ah shubuh bersama santri di sambung ngaji kitab ihya Ulumuddin sampai jm 07.40 wib lanjut nerima tamu yang sudah menunggu semenjak pagi - sore beliau pasti sempatkan nderes Al Qur'an. Terkadang nderes sehabis daharan terkadang sebelum sare (istirahat) sebab inilah ahwaliyah kyai-kyai kuno

حال السلف الصالح مع القرآن كحال الخلف مع الهنفون


Kebiasaan orang kuno yang sholeh itu adalah selalu ingat Al Qur'an kapan pun dan dimana pun saat senggang di isi dengan nderes Al Qur'an sama dengan kebiasaan orang modern/sekarang yg selalu setia dengan handphone nya setiap detik,menit dan setiap jam yang tidak bisa lepas tangan dengan alat komunikasi tersebut.

Semoga kita bisa meniru ahwaliyah Simbah Yai Maimoen Zubair.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 GOLONGAN YANG DIRINDUKAN SYURGA

Tiga janji kita kepada Allah ketika shalat

BIOGRAFI RINGKAS GUS BAHRU LIRBOYO