HIJRAH DARI SESUATU YANG DILARANG MENUJU SESUATU DI SUKAI ALLAH SWT
HIJRAH DARI SESUATU YANG DILARANG MENUJU SESUATU DI SUKAI ALLAH SWT
Oleh :
Ustadz Resi Remano, S.Sos.l
إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا,
وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
اِلَهِى اَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِيْ اعطني محبتك ومعرفتك
Puji Syukur kehadirat Allah Swt., atas segala limpahan nikmat karunia kepada kita sekalian, sehingga kita masih dapat melaksanakan segala aktifitas yang di bebankan kepada kita. Semoga segala aktifitas yang kita lakukan dan kerjakan bernilai ibadah di sisi Allah Swt., Aammiiinn
Sholawat serta salam kita sanjungkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad Saw., yang telah menuntun kita kepada jalannya yang baik dan terpuji, yang melimpah kepada para keluarga, para Sahabat, para Auliya Allah dan kita Ummatnya yang Shaleh hingga akhir jaman.
Selanjutnya marilah kita senantiasa meningkatkan Taqwa kehadirat Allah Swt., yakni dengan jalan melaksanakan segala perintah-perintah Allah dan menjauhi segala larangan-larangan Allah. Semoga kita di berikan kekuatan dan kemampuan untuk menjadi orang-orang yang bertaqwa. Aamiiinn
*MAASIRAL MUSLIMIN JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH*
Pada kesempatan siang hari ini Khotib akan membawakan satu judul Khutbah yaitu :
*HIJRAH DARI SESUATU YANG DILARANG MENUJU SESUATU DI SUKAI ALLAH SWT*
Bagi kita umat Islam di Indonesia, sudah tidak relevan lagi berhijrah berbondong-bondong seperti hijrahnya Rasul, mengingat kita sudah bertempat tinggal di negeri yang aman, di negeri yang dijamin kebebasannya untuk beragama, namun kita wajib untuk hijrah dalam makna *_“hijratun nafsiah”_* dan *_“hijratul amaliyah”_* yaitu perpindahan secara spiritual dan intelektual, perpindahan dari kekufuran kepada keimanan, dengan meningkatkan semangat dan
kesungguhan dalam beribadah, perpindahan dari kebodohan kepada peningkatan ilmu, dengan mendatangi majelis-majelis ta’lim, perpindahan dari kemiskinan kepada kecukupan secara ekonomi,
dengan kerja keras dan tawakal. Pendek kata niat yang kuat untuk menegakkan keadilan, kebenaran dan kesejahteraan umat sehingga terwujud *_“rahmatal lil alamin”_* adalah tugas suci bagi umat Islam, baik secara individual maupun secara kelompok.
Tegaknya Islam dibumi nusantara ini sangat tergantung kepada ada tidaknya semangat hijrah tersebut di dalam diri umat Islam itu sendiri.
*MAASIRAL MUSLIMIN JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH*
Seorang ulama dari tataran Sunda KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul ra Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya Jawa Barat, saat mengisi Kuliah Subuh, 11 Muharram 1412 H, Beliau mengatakan bahwa :
“Makna hijrah itu pindahnya diri kita dari segala sesuatu yang dilarang atau tidak disukai oleh Allah menuju segala sesuatu yang diperintahkan dan disukai oleh-Nya. Dari malas menjadi rajin. Dari salah menjadi benar. Dari akhlak buruk ke akhlak baik."
Dalam hal ini Beliau menjelaskan makna hijrah dengan bahasa sederhana namun penjelasan beliau menyentuh hakikat hijrah yang sesungguhnya. Yakni meninggalkan yang dilarang Allah Swt. Dari sini, penting dipahami bahwa untuk hijrah kita mesti mengetahui apa yang menjadi larangan Allah secara lahir dan batin.
Hijrah yang diajarkan atau apa yang diungkapkan Beliau ini, senada dengan apa yang diungkapkan oleh Rasulullah Saw.
وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْه
Orang yang hijrah ialah seorang yang meninggalkan apa yang dilarang Allah Swt padanya (HR. Bukhari).
Hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik misalnya dari satu tempat ke tempat lain, atau sekadar merubah penampilan secara fisik, tapi hijrah memiliki makna yang lebih luas dan lebih esensial. Yakni meninggalkan yang buruk kepada yang lebih baik, atau hijrah dari yang sudah baik kepada yang lebih baik. Singkatnya meninggalkan yang tidak prioritas, maka hijrah menjadi indikasi seorang muslim yang baik.
مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ
“Tanda baiknya keislaman seseorang ialah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.” (HR. At Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Hijrah ialah upaya dinamis dan progresif seorang muslim untuk menggapai yang terbaik dengan prioritas awal meninggalkan larangan Allah Swt atau yang diharamkan-Nya.
ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡمَوۡتَ وَٱلۡحَيَوٰةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ أَيُّكُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلٗاۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡغَفُورُ
Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalannya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun (QS. Al-Mulk : 2)
*MAASIRAL MUSLIMIN JAMAAH JUMAT RAHIMAKUMULLAH*
Semoga dalam memasuki Tahun Baru 1445 Hijriyah ini, semangat hijrah Rasulullah Saw., tetap mengilhami jiwa kita menuju kepada keadaan yang lebih baik dalam segala bidang kehidupan.
Demikian khutbah ini disampaikan semoga bermanfaat.
Aammiin ………….
بارك االله لى ولكم فى القرآن العظیم ونفعنى وإياكم بما فیه من الايات
والذكر الحكیم وتقبل االله منى ومنكم تلاوته إنه ھو السمیع العلیم
واستغفروه إنه ھو الغفورالرحیم.
KHUTBAH KE2
الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىِّ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِأُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اَللّٰهُمَّ ارْحَمْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اَللّٰهُمَّ اسْتُرْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اَللّٰهُمَّ اجْبُرْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
عِبَادَاللهِ.
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Komentar
Posting Komentar