KHUTBAH JUM'AT Hijrah Gerbang Kejayaan
KHUTBAH JUM'AT
Hijrah Gerbang Kejayaan
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ, اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ وَأَمَرَهُ مَعَ أَصْحَابِهِ بِالْهِجْرَةِ *مِنْ مَكَّةَ الْمُكَرَّمةِ اِلىَ الْمَدِيْنَةِ الْمُنَوَّرَةِ * أَشْهَدُ أنْ لَا إلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْـهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ باِلرِّسَالَةِ الْمُنِيْرَةِ * اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُؤَيَّدِ بالْمُعْجِزَاتِ اْلبَاهِرَةِ * وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ ذَوِى الْمَنَاقِبِ اْلفَاخِرَةِ * أَمَّابَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَا اللّٰهِ * فَقَالَ اللّٰهُ تَعَالىَ : اِنَّ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَالَّذِيۡنَ هَاجَرُوۡا وَجَاهَدُوۡا فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهۙ اُولٰٓٮِٕكَ يَرۡجُوۡنَ رَحۡمَتَ اللّٰهِ ,وَاللّٰهُ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ
*Hadirin jamaah Jumat Rahimakumullah,*
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan menjalankan segala perintahNya dan menjauhi laranganNya; semoga kita senantiasa dapat memenuhi ketakwaan kepada Allah Subhanahu wata’ala.
Kaum muslimin Rahimakumullah.
Kita semua telah memaklumi bahwa bulan Muharram ini merupakan bulan permulaan tahun Hijriyah, tahun Islam. Bulan merupakan bulan yang memuat peristiwa sejarah yang sangat penting dalam perkembangan dakwah Islam. Lantaran kemenangan dan kejayaan Islam bermula dari peristiwa hijrah Rasulullah Sallallahu’alaihi wa sallam, dari Makkah menuju kota Madinah.
Hijrah Rasulullah SAW. beserta para shahabatnya meninggalkan negeri Makkah bukan karena takut menghdapi tekanan orang kafir Quraisy juga segala ancamannya, juga bukan karena melarikan diri meninggalkan gelanggang perjuangan. Tetapi karena memenuhi perintah Allah Ta’ala. Keberangkatan hijrah para shahabat memang penuh ancaman, intimidasi dan teror. Akan tetapi tekad yang bulat, hati yang mantab serta ikhlas, kerana tersugesti firman Allah Ta’ala:
وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللّٰهِ يَجِدْفِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً وَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللّٰهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللّٰهِ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat/cita-cita yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Sehingga hijrah menjadi sebuah etos dan spirit yang harus terus dirawat dalam kehidupan. Hijrah adalah sebuah upaya keras untuk memperbaiki kualitas hidup menuju kepada kebaikan dan perbaikan, dalam bingkai peribadatan.
Berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya adalah dengan berusaha keras agar kehidupan diri, keluarga serta masyarakat berjalan pada koridor yang diridhai Allah SWT, sesuai dengan tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana yang diwarisi dan diajarkan oleh para ulama.
Inilah satu-satunya cara, yang bila ditempuh, maka garansinya adalah suatu perubahan menuju kepada kondisi kehidupan yang lebih baik dan beradab. Dalam berhijrah, secara lebih spesifik, Rasulullah berwasiat kepada kita :
وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَاجَرَ مَانَهَى اللّٰهُ عَنْهُ (رواه البخاري)
Dan orang yang berhijrah adalah orang yang telah meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.
(HR. Al-Bukhari)
Wasiat Rasulullah di atas senada dengan apa yang
telah Allah firmankan dalam al Qur’an :
وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ
Dan dari segala perbuatan dosa, maka hijrahlah (tinggalkanlah).
*Hadirin jamaah Jumat Rahimakumullah,*
Semoga, pada awal tahun Hijriyah ini, kita dapat mengintrospeksi diri atas segala langkah yang telah kita lalui, serta mengoreksinya dan menjadikannya sebagai modal dalam meningkatkan kualitas ketaatan, sehingga kita menjadi orang yang beruntung dunia akhirat.
باَرَكَ اللّٰهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ* وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِالْاَيَاِت وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ* إِنَّهُ هُوَالتَّوَّابُ الرَّحِيْمُ*
وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ*
Komentar
Posting Komentar