PRILAKUMU DIDUNIA ADALAH SAHABATMU DIALAM KUBUR
PRILAKUMU DIDUNIA ADALAH SAHABATMU DIALAM KUBUR
الْحَمْدُ لِلَّهِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي الْآخِرَةِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Ma'syiral muslimin jama'ah sholat Jum'at yang berbahagia, marilah kita bersama sama meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah dengan penuh semangat dan ketulusan hati.
Solawat dan salam marilah kita haturkan kepada Junjungan kita nabi besar Muhammad Salallahu alaihiwas salam semoga kita semua diberikan syafaatnya kelak. Aamiin Allahhumma Aamiin.
Pada kesempatan kali ini kita akan mengangkat satu judul khutbah yaitu:
PRILAKUMU DIDUNIA ADALAH SAHABATMU DIALAM KUBUR
Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, alam pertama yang kita singgahi adalah alam ruh kemudian Allah pindahkan kita kealam rahim lantas Allah pindahkan lagi kealam dunia yang mana pada hari ini kita semua berada didalamnya. Dialam rahim Allah perintahkan kepada malaikat untuk mencatat 4 hal, 1.rizki kita, 2. amal perbuatan kita, 3.ajal kita dan 4 adalah nasib kita ketika berusia 4 bulan dalam kandungan, adapun diantara keempat hal tersebut yang pasti dan pasti menjadi sahabat kita dialam kubur adalah prilaku kita, atau kelakuan kita atau amal perbuatan kita selama berada dialam dunia, dan seandainya prilaku kita, amal perbuatan kita baik, ketika dialam dunia, maka sahabat kita juga dialam kubur nanti baik, karna dia adalah sahabat kita yang pasti ikut kealam kubur, namun seandainya prilaku kita, kelakuan kita,perbuatan kita buruk selama berada dialam dunia, maka sahabat kita yang akan menemani nanti adalah sahabat yang buruk rupa berbau busuk dan selalu merepotkan kita dialam kubur.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ ، يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ ، فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ ، وَيَبْقَى عَمَلُهُ
“Yang mengikuti mayit sampai ke kubur ada tiga, dua akan kembali dan satu tetap bersamanya di kubur. Yang mengikutinya adalah keluarga, harta dan amalnya. Yang kembali adalah keluarga dan hartanya. Sedangkan yang tetap bersamanya di kubur adalah amalnya.” (HR. Bukhari, no. 6514; Muslim, no. 2960).
Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, mari kita tentukan mulai hari ini sahabat yang akan menemani kita dialam kubur, tetapi syarat menentukannya adalah dengan amal perbuatan kita selama hidup dan bukan dengan lisan dan hanya keinginan belaka.
Diterangkan dalam sebuah hadits, bahwa amalan saleh akan datang kepada pemiliknya dalam wujud seorang laki-laki yang sangat tampan. Dengan mengenakan pakaian yang sangat indah dan aroma semerbak mewangi, lalu dia mengatakan
فَيَقُولُ: أَبْشِرْ بِالَّذِي يَسُرُّكَ، هَذَا يَوْمُكَ الَّذِي كُنْتَ تُوعَدُ، فَيَقُولُ لَهُ: مَنْ أَنْتَ؟ فَوَجْهُكَ الْوَجْهُ يَجِيءُ بِالْخَيْرِ، فَيَقُولُ: أَنَا عَمَلُكَ الصَّالِحُ، فَيَقُولُ: رَبِّ أَقِمِ السَّاعَةَ حَتَّى أَرْجِعَ إِلَى أَهْلِي، وَمَالِي “.
Artinya:
“Bergembiralah dengan kesenangan yang kamu dapatkan. Inlah harimu yang dahulu dijanjikan kepadamu.” Maka dia berkata (pemilik amalan), “Siapakah kamu? Seakan wajahmu adalah wajah orang yang datang membawa kebaikan.” Kemudian pria itu berkata, “Aku adalah amalan salehmu.” Lalu si pemilik amalan berkata, “Wahai Rabbku, tegakkanlah hari kiamat agar aku bisa kembali berjumpa dengan keluargaku dan hartaku.” (HR. Ahmad no. 18534, shahih).
Dan seandainya amal perbuatan kita berupa
Amal Buruk
Maka dia akan Berwujud Lelaki yang buruk rupa , dan akan datang dalam rupa seorang yang sangat menjengkelkan kita,wajah yang buruk dengan pakaian yang buruk pula dan beraroma yang sangat bau. Masih di dalam hadits yang sama, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
فَيَقُولُ: أَبْشِرْ بِالَّذِي يَسُوءُكَ، هَذَا يَوْمُكَ الَّذِي كُنْتَ تُوعَدُ، فَيَقُولُ: مَنْ أَنْتَ؟ فَوَجْهُكَ الْوَجْهُ يَجِيءُ بِالشَّرِّ، فَيَقُولُ: أَنَا عَمَلُكَ الْخَبِيثُ، فَيَقُولُ: رَبِّ لَا تُقِمِ السَّاعَةَ “
“Rasakanlah kejelekan yang kamu dapatkan. Inilah harimu yang dulu dijanjikan kepadamu.” Maka dia berkata (pemilik amalan), “Siapakah kamu? Seakan wajahmu adalah wajah orang yang datang membawa kejelekan.” Kemudian dia berkata (amalan buruknya), “Aku adalah amalanmu yang jelek.” Maka si pemilik amalan berkata, “Wahai Rabbku, jangan tegakkan hari kiamat.” (HR. Ahmad no.18534, sahih).
Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, boleh jadi selama ini kita gemar memperbanyak,sahabat kita didunia,namun boleh jadi juga kita sudah lupa siapa sahabat kita yang akan menemani dialam kubur,untuk itu jangan sampai nanti kita minta tunda kepada malaikat maut karna mau sadaqoh,
Allah berfirman dalam Al Qur'an
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ
Artinya
Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematianku) sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah.(QS.Al Munafiqun 10).
Sadaqoh hanyalah salah satu bentuk amal soleh yang akan kita bawa kealam kubur sebagai teman, yang mana pada waktu itu tiada seorangpun yang sanggub menemani.
Disinilah Allah telah memperingatkan kita semua,agar jangan sampai Kemewahan harta benda dunia, melalaikan kita,hingga lupa bersadaqoh dan lupa bahwa malaikat maut sudah sejak lama mengintai
Allah berfirman dalam Al Qur'an
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُۙ
حَتّٰى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ
ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ
كَلَّا لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِۗ
لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَۙ
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِۙ
ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ
Tafsir ayat
Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,
sampai kamu masuk ke dalam kubur.
Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)
kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui.
Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti,
niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim,
kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri,
kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).
Demikianlah apa yang telah kita dengarkan,semoga bisa menjadi pelajaran kedepan agar kita semua mendapati sahabat yang menyenangkan ketika dialam kubur
Aamiin Allah humma Aamiin.
اَقُوْلُ قَوْلِي هذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْم لِي وَلَكُمْ, اِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ
KHUTBAH KE2
اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ، لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللهِ شَهِيْدًا، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ, اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىِّ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اَللهُمَّ
رَبَّنَا ظَلَمْنَ أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَاصِغَارًا
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّار
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
عِبَادَاللهِ.
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.
Komentar
Posting Komentar