SABAR ADALAH SEPARUH IMAN
SABAR ADALAH SEPARUH IMAN
إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَ َمِنْ
مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ
Sadaqallahul adzim
Jama'ah sidang Jum'at yang dirahmati Allah
Marilah kita bersama sama
Meningkatkan
Kualitas Iman dan Taqwa kita kepada Allah
Dengan
Segenap kemampuan yang Allah berikan kepada kita semua.
Pada kesempatan siang hari ini
Khotib akan membawakan satu judul Khutbah yaitu
SABAR ADALAH SEPARUH IMAN
Jama'ah sholat Jum'at yang dimuliakan Allah
Sesungguhnya
Allah Swt telah berfirman
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ
Yang artinya
"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 153)
Firman Allah yang telah kita dengarkan tadi menegaskan kepada manusia bahwa hidup harus selalu diiringi dengan kesabaran dalam segala keadaan.
Masyiral muslimin jama'ah sholat Jum'at rahima kumullah
Secara istilah, sabar adalah menahan diri dari segala bentuk kesulitan dan kesedihan atau menahan diri dalam menghadapi sesuatu yang tidak kita sukai.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw bersabda, "Sabar itu ada empat macam; sabar dalam menjalankan fardu, sabar dalam menghadapi musibah, sabar menghadapi gangguan manusia, dan sabar dalam kefakiran.
Sabar dalam menjalankan kewajiban (fardu) adalah taufik, sabar dalam menghadapi musibah berpahala, sabar dalam menghadapi gangguan manusia adalah cinta, dan sabar dalam kefakiran adalah ridha Allah taala."
Dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Matan Tanqihul Qaul.
Dengan perincian
1. Sabar dalam menjalankan fardu
Terkadang, sesuatu yang diwajibkan bagi kita umat Islam bisa saja memberatkan seperti salat, zakat, puasa begitu pula dengan haji.
Akan tetapi, meski terkadang terasa berat, kita umat muslim harus selalu bersabar dengan apa yang diwajibkan tersebut.
Nabi saw bersabda, "Sabar itu salah satu wasiat dari beberapa wasiat Allah taala di bumi, barang siapa menjaganya maka dia selamat dan barang siapa menyia-nyiakannya maka dia celaka."
2. Sabar dalam menghadapi musibah
Tingkat sabar yang kedua ini pasti akan dihadapi setiap orang dan tentu berat bagi kita untuk melalui suatu musibah. Musibah ini bisa berupa bencana alam, kehilangan suatu benda, kecelakaan begitu pula dengan suatu wabah.
Tetapi, Rasulullah bersabda, "Jika Allah mencintai seorang hamba maka dia akan mencobanya dengan cobaan yang tidak ada obatnya. Jika dia sabar maka Allah memilihnya dan jika dia ridha maka Allah menjadikannya pilihan."
3. Sabar dalam menghadapi gangguan manusia
Bisa jadi meski sesama manusia yang seharusnya hidup berdampingan, tetapi terkadang seseorang bisa saling membenci karena suatu hal. Oleh sebab itu, dalam situasi demikian kita perlu bersabar karena di baliknya ada ridha dari Allah taala.
Rasulullah saw bersabda, "Tidaklah seorang hamba menahan sesuatu yang lebih utama di sisi Allah selain menahan kemarahan karena mengharapkan ridha Allah taala."
4. Sabar dalam kefakiran
Hampir semua orang pasti tidak menginginkan hidupnya dalam keadaan miskin apalagi fakir. Namun, jika sudah digariskan Allah, ada kalanya seseorang sudah berusaha semaksimal mungkin tetapi hasilnya tetap jauh dari harapannya.
Oleh sebab itu, jika kita sudah berusaha tapi hasilnya tetap dalam keadaan sulit, jika kita bisa melaluinya, niscaya pahala besar dari Allah bakal menantinya.
Nabi Muhammad saw bersabda, "Sabar sesaat itu lebih baik dari dunia seisinya."
Masyiral muslimin Rahima kumullah
Sedikit kita tambahkan
Bahwa sabar yang termasuk sabar
Bukanlah sabar yang baru dilakukan setelah ke esokan harinya
Contoh dalam musibah kematian
Seorang bersabar ketika mengetahui musibah tersebut langsung mengucapkan Innalillahi wa Inna ilaihi riji'un
Dia pasrah kepada Allah
Ridho atas musibah tersebut
Kalau sudah ngenep satu hari
Padahal hari pertama ketika dpt musibah dia meratap meraung TDK terima atas ketentuan Allah
Baru besoknya dia bisa bersabar
Ini TDK sesuai dengan sabar yg dimaksud
Dalam sebuah penggalan hadits dikatakan
إِنَّمَا الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الْأُولَى
Sesungguhnya kesabaran yang hakiki adalah
Saat pukulan pertama (musibah itu terjadi pertama kali (HR.Bukhari no. 1203 dan Muslim, no. 1535)
Sebagai kesimpulan
Sabar adalah separuh Iman
Sedangkan separuhnya lagi ada didalam syukur
Sabar ketika menerima benturan pertama
Dan yang cukup sulit
Adalah sabar dalam menahan Amarah.
Demikianlah khutbah Jum'at yg singkat ini
Semoga kita semua
Dikaruniakan Allah
Sifat sabar
Aamiin
Allah humma Aamiin.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي القُرْأنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ ال اَيَاتِ وَ ذِكْرِالحَكِيْمِ وَ تَقَبَّلَ اللهُ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمِ
KHUTBAH KE2
الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىِّ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اَللهُمَّ
رَبَّنَا ظَلَمْنَ أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَاصِغَارًا
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّار
ِ وَقِنَا عَذَابَ النَّار
ِ وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
عِبَادَاللهِ.
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ
Aqimussholah.
Komentar
Posting Komentar