Indikasi keberhasilan puasa romadhon 2

 

Indikasi keberhasilan puasa romadhon 2.
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَڪَاتُهُ
إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ اِلَيْهِ تَبْتِيْلًاۗ
Hadiri jamaah jum’at yang dirahmati oleh Allah :
Marilah senantiasa kita memanjatkan doa puji syukur kepada Allah subhanahu wata'ala yang telah memberikan nikmat sehat,nikmat iman,nikmat islam dan iksan yang dilimpahkan kepada kita sehingga dapat hadir disini untuk menjalankan ibadah sholat jumat seperti biasa.
Karena banyak saudara kita yg karena suatu hal sehingga tidak bisa datang untuk mengikuti ibadah sholat jum'at seperti sekarang ini.
Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Rasulullah shallallahu alahi wasallam, beserta seluruh keluarga, shahabat dan kita semua yang senantiasa mengharapkan syafaat diyaumil akhir nanti.
Aamiin yarobbal 'alamin.
Jamaah Ju'mat rokhimakululloh.
Khotbah kali ini berjudul :
Indikasi keberhasilan puasa romadhon.
Suasana lebaran masih terasa yang diwarnai dengan pulang kampung atau menjenguk orang tua, saudara,tetangga dan kerabat yg lain.
Silaturahmi ke berbagai relasi seraya mengucapkan selamat lebaran dengan ucapan :
Minal aidin wal faizin Yg merupakan kalimat yang diucapkan oleh banyak umat muslim pada saat apa............?saat Lebaran.
Ucapan minal aidin wal faizin biasanya disambung dengan kalimat “mohon maaf lahir dan batin”.
Meski kebanyakan masyarakat mengira kalimat minal aidin wal faizin tersebut memiliki arti “mohon maaf lahir dan batin”, tapi sesungguhnya kalimat ini merupakan penggalan dari sebuah doa.
جَعَلَنَا اللَّهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ العَائدِيْنَ والفَائِزِينَ
ja’alanallahu waiyyakum minal Aidin Wal Faizin.
Yang artinya semoga kita semuanya menjadi orang-orang yang minal aidin
مِنَ العَائدِيْنَ
yang menang
والفَائِزِينَ dan yang kembali
Maksudnya semoga kita semua termasuk golongan yang kembali (fitrah, suci) dan termasuk orang yang meraih kemenangan (melawan hawa nafsu)".
Jadi.... Minal Aizin Wal Faizin
artinya bukan mohon maaf lahir dan batin.
Nah sekarang bagaimana menjawabnya ?
Karena Minal Aizin Wal Faizin itu doa ya mesti dijawab dengan doa juga misalnya :
كُلُّ عَامٍ وَاَنْتُمْ بِخَيْرٍ وَصِحَّةٍ وَسَلَامَةٍ وَمِنَ العَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ
Kullu 'aamin wa antum bikhoirin wa sihhatin wa salaamatin wa minal 'aaidiin wal faaiziin.
Selamat hari raya, semoga kamu sekalian baik, sehat dan selamat, serta tergolong orang-orang yang kembali fitrah .
Atau bisa dengan jawaban pendek aamiin,atau dengan jawaban walmakbulin aamiin.
Hadiri jamaah jum’at yang dirahmati oleh Allah :
Bulan puasa telah berakhir dan berharap agar puasa kita diterima oleh Allah swt sebagaimana doa yg diucapkan oleh para sahabat nabi setelah sholat eid sbb :
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَتَقَبَّلَ يَاكَرِيْمُ،
Taqobbalallahu minna wa minkum wa taqobbal yaa kariim.
Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua, dan terimalah ya (Allah) yang maha karim.
Jawabnya misalnya :
Minna waminkum taqobbal ya karim
Artinya: Ya Allah Yang Maha Mulia terimalah amal kami dan kamu.
Hadiri jamaah jum’at yang dirahmati oleh Allah .
Ibadah puasa Ramadan mengajarkan sikap jujur karena puasa adalah ibadah rahasia yang hanya diketahui oleh pelakunya dan Allah saja.
Allah berfirman dalam hadis Qudsi, “puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang memberikan balasannya.
Kalau bulan ramadhan kita sambut dengan gembira karena bulan yang penuh berkah, rahmat dan maghfiroh.
Maka setelah romadhon kita berharap menjadi manusia yang bersih tanpa berdosa kepada Allah SWT.
Jadi indikasi keberhasilan puasa akan dirasakan pada diri kita kembali kepada kesucian hati nurani. Jika kita dapat mempertahankan kejujuran,kebenaran dalam setiap ucapan, sikap, dan perilaku yang baik seperti yang kita lakukan pada saat Ramadhan, ini merupakan tolok ukur bahwa puasa yang kita lakukan dalam Ramadhan telah berhasil mencetak diri kita menjadi orang yang bertaqwa dengan di tandai kualitas kesolehan individual dan sosialnya meningkat, jiwanya dipenuhi dengan cahaya keilahian dan hati ini sanggup berempati atas penderitaan orang lain dan diri kita kembali kepada Fitrah Sejati
Yg terakhir marilah kita pertahankan hal hal yang baik yang telah kita lakukan dibulan romadhon dengan mempertahankan kejujuran,ketakwaan,sholat bedjamaah,sholat malam,sholat rawatip dan kita isi dengan selalu bersyukur karena kita di beri kesempatan untuk membersihkan pikiran, hati dan jiwa kita.
Semoga kita selalu mendapat petunjuk dalam setiap langkah yg kita lakukan.
Aamiin yarobbal 'alamin.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ.
Khutbah II
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ، وَنَعُوذُ بِالِلّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ اِلَّاللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَانَبِيَ بَعْدَهُ. اَللّٰهُـمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ.أَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ الِلّٰهِ! اِتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
قَالَ اللّٰهُ تَعَاَلَى فِى كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: إِنَّ اللّٰهَ وَمَلَآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يَآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللّٰهُـمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلْاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُـمَّ اِنَّانَسْأَلُكَ سَلَامَةًفِى الدِّيْنِ، وَعَافِيَةًفِى الْجَسَدِوَزِيَادَةًفِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةًفِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةَقَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةًعِنْدَالْمَوْتِ وَمَغْفِرَةًبَعْدَالْمَوْتِ،اَللّٰهُـمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِوَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَالِلّٰهِ ! إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ الِلّٰهِ اَكْبَرْ.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 GOLONGAN YANG DIRINDUKAN SYURGA

Tiga janji kita kepada Allah ketika shalat

BIOGRAFI RINGKAS GUS BAHRU LIRBOYO