MATERI KHUTBAH JUM'AT DAFTAR CABUT MALAIKAT MAUT
MATERI KHUTBAH JUM'AT
DAFTAR CABUT MALAIKAT MAUT(Rev)
إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ,وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وََمِنْسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ
أَجْمَعِيْنَ
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَآمَنُوا
اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
اَيْنَمَا تَكُوْنُوْا يُدْرِكْكُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِيْ بُرُوْجٍ مُّشَيَّدَةٍ ۗ
Masyiral muslimin jama'ah shalat Jum'at'at yang berbahagia
Sesungguhnya
Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati
Dan sesungguh
Setiap kematian itu memiliki sekarat,
Kematian merupakan pintu gerbang menuju alam selanjutnya
Alam yang penuh dengan Ular berbisa
Penuh dengan belatung kubur
Tiada seorangpun keluarga besar kita yang sanggub menemani
Termasuk anak dan istri kita
Hanya ada seorang yg pasti akan menemani kita dialam kubur
Dia adalah seorang yg tampan dan harum lagi menolong
Dan seorang yg buruk rupa
Berbau busuk
Bahkan dia selalu menyusahkan kita
Dia adalah
Amal Soleh kita
Atau amal buruk kita ketika didunia.
Dalam sebuah hadits dikatakan
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثٌ فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ
Artinya
Mayit akan diikuti oleh tiga perkara (menuju kuburnya), dua akan kembali, satu akan tetap. Mayit akan diikuti oleh keluarganya, hartanya, dan amalnya. Keluarganya dan hartanya akan kembali, sedangkan amalnya akan tetap. [HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i
Dalam penggalan sebuah hadits yang cukup panjang dikatakan
(Didalam kubur)
Didatangi laki-laki berwajah tampan, pakaiannya indah, dan wanginya semerbak… Laki-laki itu mengatakan kepadanya: “Bergembiralah dg kabar yang menggembirakanmu, inilah hari yg dijanjikan untukmu!”
Hamba itu bertanya: “Siapakah kamu? Wajahmu adalah wajah yang mendatangkan kebaikan”. Ia menjawab: “Aku adalah amal salehmu”.
Hamba itu lalu mengatakan: “Wahai Tuhan-ku, segerakanlah kiamat, sehingga aku bisa kembali bersama keluarga dan hartaku!”.
Namun jika sihamba tersebut dalam kekafirannya
Riwayat lain mengatakan
(Didalam kuburnya)
Setelah pertanyaan malaikat Kubur
Maka terdengar suara seruan dari langit: "Dusta hambaku, hamparkan untuknya dari neraka dan bukakan baginya pintu neraka, maka terasa olehnya panas hawa neraka, dan disempitkan kuburnya sehingga terhimpit dan rusaklah tulang-tulang rusuknya. Kemudian datang kepadanya seorang yang buruk wajahnya dan busuk baunya sambil berkata: "Sambutlah hari yang sangat jelek bagimu, inilah saat yang telah diperingatkan oleh Allah kepadamu."
Lalu ia bertanya: "Siapakah kau?" Jawabnya: "Aku amalmu yang jelek." Lalu ia berkata: "Ya Tuhan, jangan percepatkan kiamat, ya Tuhan jangan percepatkan kiamat."
Masyiral muslimin
Rahima kumullah,
kita semua yang hadir disini dan dimana saja berada,
Sudah masuk catatan Daftar cabut malaikat maut
Segagah apa pun kita...
Sehebat apapun kita
Sekaya apapun kita..
Setampan apapun kita
Kalau Allah sudah berkata pulang
Maka tiada jalan untuk mengelak
Hilang semua kekuasaan
Hilang semua rasa
Apa yang menjadi kebiasaan kita
Yang menjadi hobi kita
Yang selalu ada dibenak kita
Itulah yang akan nampak pada akhir kehidupan kita.
Ada yang ketika dicabut malaikat maut
Dia bersyahadat
Namun tidak sedikit jumlahnya
Mereka yg ketika dicabut malaikat maut
Mereka sedang asyiknya bergelut dengan maksiat.
Begitu cepatnya orang orang yg kita cintai satu demi satu berpamitan
Sementara kita yang masih terlena mengumpulkan harta
Masih terlena dengan glamornya dunia
Masih terkesima melihat kemegahan
Tak berkedip melihat akhwat umbar aurat
Seolah olah
Kita ini masih ingin hidup seribu tahun lagi
Padahal
Tetangga kita
Sahabat kita
Kerabat kita
hampir tiap hari berpamitan pulang
Bahkan kubur kubur mereka masih basah
bunga yang ditaburkan belum lagi layu.
Pagi tadi
Sudah ada lagi pengumuman
Berita duka
Dari sahabat kita
Kemarin malam beliau masih asyek berbincang bincang
Namun hari ini
Ruhnya sedang dibawa malaikat menuju langit untuk dicatat sebagai seorang hamba yg ta'at
Atau tidak dibukakan pintu langit
hingga ruhnya dilemparkan kedalam kuburnya
Setelah dicatat sebagai seorang hamba yg durhaka kepada Allah.
Siapa sih kita ini sebenarnya..?
Kena duri ..sakit
Kena batu lecet
Kena pisau luka
Kena demam panas yang ga turun turun panasnya , timbul rasa ketakutan yang luar biasa,tetapi dengan Allah Subhana wata'ala ,kita beraninya melebihi kewajaran.
Inilah kita manusia
Yang selalu merasa hebat,
Selalu merasa kuat selalu merasa lebih baik
Bahkan terkadang sudah nyata nyata salah
Namun masih merasa benar
Jama'ah shalat Jum'at yg mulia
Malaikat yg kuat hebat ga pernah sakit, tapi rasa takutnya kepada Allah sangat luar bisa
Belum pernah ada sejarahnya malaikat itu berani menentang perintah Allah,
Batu yang begitu keras begitu kuat
Sampai sampai
jatuh tergelincir
Karna takutnya kepada Allah
Sebagai mana disebutkan dalam Al Qur'an
Surat surat
Al-Baqarah 74
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ
ثُمَّ قَسَتۡ قُلُوۡبُكُمۡ مِّنۡۢ بَعۡدِ ذٰلِكَ فَهِىَ كَالۡحِجَارَةِ اَوۡ اَشَدُّ قَسۡوَةً ؕ وَاِنَّ مِنَ الۡحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنۡهُ الۡاَنۡهٰرُؕ وَاِنَّ مِنۡهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخۡرُجُ مِنۡهُ الۡمَآءُؕ وَاِنَّ مِنۡهَا لَمَا يَهۡبِطُ مِنۡ خَشۡيَةِ اللّٰهِؕ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُوۡنَ
Artinya:
Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras, sehingga (hatimu) seperti batu, bahkan lebih keras. Padahal dari batu-batu itu pasti ada sungai-sungai yang (airnya) memancar daripadanya. Ada pula yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya. Dan ada pula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah. Dan Allah tidaklah lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
Bisa kita bandingkan dengan diri kita yang lemah ini
Kenapa batu lebih takut kepada Allah dari pada kita semua,
Kenapa malaikat
Lebih takut kepada Allah dari pada kita
Padahal belum tentu hari ini kita masih diberikan kesempatan untuk sholat Ashar nanti.
Masyiral muslimin rahima kumullah
hidup ini begitu singkat
Sementara angan angan kita jauh lebih panjang dari usia kita sendiri
Amal amal kita jauh lebih sedikit ketimbang maksiat kita kepada Allah
Bakti kita kepada orang tua hanya ketika lebih dari kebutuhan anak istri
Sadaqoh kita nunggu kalau ada sisa recehan
Sementara kedengkian kita
Kebencian kita
Keangkuhan kita
Kesombongan kita
Jauh lebih banyak dari rasa takut kita kepada Allah
Mari kita lebih banyak bercermin,
Hitunglah
Dosa dosa yg pernah kita perbuat
Lupakanlah kebaikan kebaikan kita yg pernah kita lakukan
Berharaplah ampunan Allah
Dan takutlah akan siksa neraka jahannam
Yang bahan bakarnya
Manusia dan batu.
Demikianlah
Khutbah Jum'at yg singkat ini
Semoga
Daftar cabut malaikat maut
Atas nama kita
Kita semua dalam keadaan Husnul Khotimah
Aamiin
Allahhumma Aamiin
اَقُوْلُ قَوْلِي هذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْم لِي وَلَكُمْ, اِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ
KHUTBAH KE2
اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ، لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللهِ شَهِيْدًا، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ, اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىِّ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اَللهُمَّ
رَبَّنَا ظَلَمْنَ أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَاصِغَارًا
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّار
ِ وَقِنَا عَذَابَ النَّار
ِ وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّالْعَالَمِينَ
عِبَادَاللهِ.
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ
Komentar
Posting Komentar